Selasa, 20 Agustus 2013

Peran LSM dalam Pemilu

SALAH satu fenomena di era reformasi adalah tumbuhnya berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, berbangsa, dan bernegara. Kehadiran LSM itu, dapat menjadi alternatif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat yang belum tertampung oleh lembaga-lembaga perwakilan (DPR/MPR/DPD) maupun partai politik. Bahkan, bisa menjadi penyalur aspirasi masyarakat untuk disampaikan pada lembaga eksekutif, ikut mengawasi jalannya penyelenggaraan negara dan lain sebagainya. Dalam penyelenggaraan pemilihan umum, LSM dapat ikut meningkatkan pengawasan jalannya pemilihan umum, sejak pembentukan UU peran partai-partai, KPU, sampai penghitungan suara. Sangat ideal, apabila semua itu dilakukan dalam memperkuat demokrasi kita. LSM diharapkan lebih mengacu pada nilai-nilai, berjangka panjang demi kebaikan seluruh bangsa.

Karena itu, LSM harus bersifat independen, meskipun bisa saja memiliki kerjasama internasional. Dalam pengertian independen itu LSM harus tetap mengabdi pada kepentingan nasional, meskipun memiliki jaringan internasional. Disinilah bisa terjadi perbenturan, oleh karena bisa terjadi, berkat hubungan internasionalnya, nilai-nilai yang menjadi acuan bisa berbeda. Suatu hal yang bisa dimaklumi, disebabkan alam keterbukaan yang begitu luas.

Harapan apa yang ingin kita sampaikan pada LSM-LSM yang terlibat pemilihan umum? Seandainya kita sepakat, bahwa peran LSM hendaklah bisa berperan positif dalam menumbuhkan demokrasi di Indonesia, maka peran yang diharapkan itu, antara lain adalah:

Pertama, agar rakyat dapat memperoleh informasi yang seluas-luasnya dan setepat-tepatnya, buat apa mereka memilih. Ukuran keberhasilannya, partisipasi masyarakat yang tinggi, sehingga jumlah Golput dapat ditekan serendah mungkin.

Kedua, ikut menjaga kondisi pemilihan umum yang kondusif, agar rakyat bebas memilih wakilnya serta Presiden/Wakil Presidennya, sesuai dengan aspirasinya. LSM selayaknya tidak mempengaruhi pemilih untuk menentukan pilihannya, agar kebebasan memilih dalam arti yang sesungguhnya dapat tercipta. LSM selayaknya membawa misi edukatif, informasi, dan kontrol terhadap terselenggaranya pemilihan umum yang jujur, adil, bebas, dan rahasia.