
SALAH satu fenomena di era reformasi adalah tumbuhnya berbagai
lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,
berbangsa, dan bernegara. Kehadiran LSM itu, dapat menjadi alternatif
dalam menyampaikan aspirasi masyarakat yang belum tertampung oleh
lembaga-lembaga perwakilan (DPR/MPR/DPD) maupun partai politik. Bahkan,
bisa menjadi penyalur aspirasi masyarakat untuk disampaikan pada lembaga
eksekutif, ikut mengawasi jalannya penyelenggaraan negara dan lain
sebagainya. Dalam penyelenggaraan pemilihan umum, LSM dapat ikut
meningkatkan pengawasan jalannya pemilihan umum, sejak pembentukan UU
peran partai-partai, KPU, sampai penghitungan suara. Sangat ideal,
apabila semua itu dilakukan dalam memperkuat demokrasi kita. LSM
diharapkan lebih mengacu pada nilai-nilai, berjangka panjang demi
kebaikan seluruh bangsa.
Karena itu, LSM harus bersifat independen, meskipun bisa saja
memiliki kerjasama internasional. Dalam pengertian independen itu LSM
harus tetap mengabdi pada kepentingan nasional, meskipun memiliki
jaringan internasional. Disinilah bisa terjadi perbenturan, oleh karena
bisa terjadi, berkat hubungan internasionalnya, nilai-nilai yang menjadi
acuan bisa berbeda. Suatu hal yang bisa dimaklumi, disebabkan alam
keterbukaan yang begitu luas.
Harapan apa yang ingin kita sampaikan pada LSM-LSM yang terlibat
pemilihan umum? Seandainya kita sepakat, bahwa peran LSM hendaklah bisa
berperan positif dalam menumbuhkan demokrasi di Indonesia, maka peran
yang diharapkan itu, antara lain adalah:
Pertama, agar rakyat dapat memperoleh informasi yang seluas-luasnya
dan setepat-tepatnya, buat apa mereka memilih. Ukuran keberhasilannya,
partisipasi masyarakat yang tinggi, sehingga jumlah Golput dapat ditekan
serendah mungkin.
Kedua, ikut menjaga kondisi pemilihan umum yang kondusif, agar
rakyat bebas memilih wakilnya serta Presiden/Wakil Presidennya, sesuai
dengan aspirasinya. LSM selayaknya tidak mempengaruhi pemilih untuk
menentukan pilihannya, agar kebebasan memilih dalam arti yang
sesungguhnya dapat tercipta. LSM selayaknya membawa misi edukatif,
informasi, dan kontrol terhadap terselenggaranya pemilihan umum yang
jujur, adil, bebas, dan rahasia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar